ATC Weekly Hitz List Top 50, #30th Edition 2011 (25 Juli – 31 Juli 2011)


#30 atc hitz 2011You are entering ATC Weekly Hitz List Top 50, The Fastest Music Chart Show, Best Playlist And Totally Different With Others

Welcomeback in ATC Hitz Top 50, #30th edition of 2011. Finally the best duet (#1) Maroon 5 Feat Christina Aguilera – Moves Like Jagger make it the top spot ATC Hitz for this week. Follow up at runner up position (#2) Mika – Elle Me Dit and in third position (#3) David Archuleta – Everything and More. This week we have 17 New Entry and sure, there are 17 songs sadly had to move out from chart, here they are :

17 Artists Dump Out Of Chart : (Artist -Title Song – Weeks On Chart – Peak Position)

  • – Beyonce – Best Thing I Ever Had (5W #1 Champion Of Last Week)
  • – Parachute – What I Know (4W #2 Runner Up For Last Week)
  • – Skylar Grey – Invisible (4W #3 Third Place For Last Week)
  • – Darren Hayes – Talk Talk Talk (4W #4)
  • – Zee Avi – The Book Of Morris Johnson (4W #5)
  • – David Guetta ft Taio Cruz & Ludacris – Little Bad Girl (4W #7)
  • – Theory Of A Deadman – Out of My Head (4W #8)
  • – Shwayze feat The Cataracs & Dev – Love Letter (4W #9)
  • – Jedward – Bad Behaviour (3W #17)
  • – Butch Walker & The Black Widows – Summer of 89 (3W #23)
  • – Go Radio – Any Other Heart (2W #31)
  • – Lee DeWyze – Fallen (2W #33)
  • – Michael Paynter – How Sweet It Is (2W #34)
  • Blink-182 – Up All Night (2W #37)
  • – Los Lonely Boys – 16 Monkeys (1w #48)
  • – Amy Lee – Halfway Up the Stairs (OST) (1W #49)
  • – Imogen Heap – Propeller Seeds (1W #50)

So guys here they are top 50 for this week, enjoy!!!

ATC Weekly Hitz List Top 50, #30th Edition 2011 (25 Juli – 31 Juli 2011 2011)

  1. MAROON 5 FEAT CHRISTINA AGUILERA – MOVES LIKE JAGGER (5W+5)
  2. Mika – Elle Me Dit (4W+13)
  3. David Archuleta – Everything and More (4W+15)
  4. John West – Right Now (4W+8)
  5. Every Avenue – Fall Apart (4W+11)
  6. Selena Gomez & The Scene – Love You Like A Love Song (5W+5)
  7. Christian Bautista – I’m Already King (OST) (5W+3)
  8. Diafrix feat Daniel Merriweather – Simple Man (4W+4)
  9. Skillz Feat Joe Tann – Enjoying The View (4W+5)
  10. Dia Frampton – Inventing Shadows (4W+11)
  11. Mark Ballas – Hotwire (4W+11)
  12. Sean Paul feat Alexis Jordan – Got 2 Luv U (4W+7)
  13. Javier Colon – Stitch By Stitch (4W+7)
  14. Iyaz – Last Forever (3W+10)
  15. Monarchy – Maybe I’m Crazy (3W+11)
  16. Viva Brother – New Year’s Day (3W+9)
  17. We The Kings – Say You Like Me (3W+10)
  18. Olly Murs ft Rizzle Kicks – Heart Skips A Beat (3W+10)
  19. Maher Zain feat Irfan Makki – I Believe (3W+10)
  20. Vanessa Amorosi – Gossip (3W+12)
  21. Take That – When We Were Young (OST) (3W+9)
  22. Pia Toscano – This Time (2W+13)
  23. Craig Smart – 123 (2W+14)
  24. Sarah Engels & Pietro Lombardi – I Miss You (2W+14)
  25. THE KOOKS – Junk Of The Heart (Happy) (2W+16) (RH)
  26. Will Young – Jealousy (2W+13)
  27. Tom Vek – Aroused (2W+13)
  28. Super Heavy – Miracle Worker (2W+14)
  29. CAROLINA LIAR – Drown (2W+16) (RH)
  30. Leona Lewis – Collide (2W+6)
  31. Red Hot Chili Peppers – The Adventures of Raindance Maggie (2W+15)
  32. Demi Lovato – Skyscraper (2W+12)
  33. Pixie Lott – All About Tonight (2W+10)
  34. JERVY HOU MUSIC – Move Like Jagger (HSD)
  35. IFFY THE BAD MAN – Do You (NE)
  36. ANDERS & FAHRENKROG – Gigolo (NE)
  37. SNOW PATROL – Called Out In The Dark (NE)
  38. THE REASON 4 – Take It All (NE)
  39. BIG TIME RUSH feat Iyaz – If I Ruled The World (NE)
  40. CANDY COATED KILLAHZ – Neon Black (NE)
  41. BREANNE DÜREN – No One Else (NE)
  42. EMIN – All I Need Tonight (NE)
  43. KEVIN HAMMOND – What Would You Do For Love (NE)
  44. COLBIE CAILLAT feat Common – Favorite Song (NE)
  45. MARIANAS TRENCH – Haven’t Had Enough (NE)
  46. MAVERICK SABRE – Let Me Go (NE)
  47. SWITCHFOOT – Dark Horses (NE)
  48. JAMES MORRISON – Slave To The Music (NE)
  49. JESSICA MAUBOY – Inescapable (NE)
  50. THE SATURDAYS – All Fired Up (NE)

*****************************************************

(NE = New Entry, HSD = Hot Shot Debut, RH = Rocket Hitz, EXC = Exchange, OST = Soundtrack, W = Week, + = Up, # = Peak)

ATC Hitz New Music Video Release (#Peak Position) :

  1. Gavin DeGraw – Not Over You (#1)
  2. Taio Cruz – Telling The Wolrd (#1)
  3. Guy Sebastian feat Eve – Who’s That Girl (#1)
  4. BC Jean – I’ll Survive You (#2)
  5. Incubus – Adolescents (#3)
  6. Altiyan Childs – Somewhere In The World (#4)
  7. Andy Grammer – Keep Your Head Up (#4)
  8. Hooverphonic – Anger Never Dies (#5)
  9. Alex Goot ft. Andrew Goldstein of The Friday Night Boy – Sensitivity (#5)
  10. Anggun – Only Love (#6)
  11. David Guetta feat Taio Cruz & Ludacris – Little Bad Girl (#7)
  12. Alison Krauss & Union Station – Paper Airplane (#9)
  13. Edita Abdieski – I’ve Come To Life (#10)
  14. Cults – Abducted (#33)
  15. Building 429 – Listen To The Sound (#36)

ATC Hitz Preview Under Bubbling Chart

  1. Nicole Scherzinger feat. Christina Aguilera – Beautiful People
  2. Falling In Reverse – The Drug In Me is You
  3. Hafdis Huld – Action Man
  4. Stevie Hoang – All I Have Is Love
  5. Six D – Best Damn Night
  6. Ryan Tedder – Let Go
  7. Rebecca Black – My Moment
  8. Raghav – Fire
  9. Penguin Prison – Fair Warning
  10. Mel C – Think About It
  11. Kimberley Locke – Finally Free
  12. Karl Wolf Ft Kardinal Offishall – Ghetto Love
  13. Jay-Z & Kanye West – Otis
  14. Duck Sauce – Big Bad Wolf
  15. Clap Your Hands Say Yeah – Same Mistake

More ATC Hitz List Weekly Chart www.atchitz.wordpress.com

Thanks To : Semua pihak yang mendukung dan menyediakan single-single asik di ATC Hitz ini dan khususnya teman-teman yang mennggalkan jejak komentar di sini (^_^)

Advertisements

4 thoughts on “ATC Weekly Hitz List Top 50, #30th Edition 2011 (25 Juli – 31 Juli 2011)

  1. Lho, lagu apa tuh di bubling #6? Katanya statusnya ngga jelas hehe…

    Syukurlah DeWyze keluar haha… Bukannya engga suka, tapi belom ada di radio hehe…

    Wah wah Adam Levine berjaya di ATC Hitz haha… Dia mesti ngasih komplemen ke elo karena lagu apapun yang ada suara Adamnya, laris manis di sini. Walau namanya Maroon 5, tetep aja Adam Levine hehe…Mestinya Adam ngasih elo tiket gratis di acara tour atau manggungnya besok secara hits dia berjaya di chart ini haha…
    Gue pribadi ngerasa karena keseringan, jadi kurang most wanted atau gue kurang admire ama Adam Levine. Gue akuin suaranya bagus, catchy, en so on en so on, tapi ya itu, bosen hehe.. Kalo lagu yg bareng GymClassHeroes cenderung karena itu menuruti selera pasar. Beat beat spt itu memang memanjakan telinga, asik buat goyang goyang, tapi gue pertimbangkan itu lebih untuk ke selera anak muda untuk hura hura hehe..

    Falling in Reverse punya dua lagu yg diputer di radio. Selain yg di bubling juga yg judulnya ada kata Vampire gitu.

    Kalo bisa, Stevie Hoang jangan masuk chart ya? Biar cuma di chart gue aja hehe…

    3 lagu new entri teratas belum masuk radio.
    Kalau lagu yg belom masuk radio ini statusnya jelas atau masih belom jelas, menurut elo?
    Soalnya elo suka nyebut istilah itu, yg gue belom tau definisinya.

    Oh iya, lagu Miracle Worker sudah masuk radio minggu ini. Kok aku kurang suka ya? Apa karena baru sekali denger? jadi pingin tau kiprahnya di chart ini. Apakah bakal tembus top10? 🙂

    Nih ngomongin Switchfoot dan James Morisson, gue pingin masukin chart gue minggu ini, tapi gue belum melihat ada radio yg muter. Jadinya gue tunda minggu depan. Lagu Switchfoot sih mendingan, tapi Morisson kok agak kurang ya?
    Kadang kadang gue heran, artis atau band ngetop tapi lagunya kurang greget, jadi tanggung ya? padahal gue sudah berniat mau jadiin HotShotDebut, tapi karena lagunya mengecewakan, jadinya penempatan posisinya kurang bagus di chart gue.

    Gue sih lebih suka lagu di #2 dari pada #1 haha.. Malah lagu #2 adalah satu satunya lagu yg gue suka di top10 elo kali ini.

    Gue sebenarnya menyayangkan sistem yang elo bikin dalam menentukan lagu top10. Oke setiap orang punya cara masing masing, termasuk elo dan gue. ini sih cuma komentar gue aja, alias jangan diambil serius atau bukan pemaksaan atau usul.. Gue hanya mau melepas uneg uneg..

    Gini, kalo gue perhatikan, pemilihan elo memasukan lagu top10 adalah karena “didorong” dari lagu yg (mayoritas) berada di posisi 11-20. Jadinya lagu yg di posisi 31-40 atau 41-50 bisa dibilang NGGA MUNGKIN bisa menerobos top10.
    Kalo menurut gue definis top10 adalah 10 lagu yg paling disukai oleh sipembuat chart di minggu ini. Jadi persaingan untuk mendapatkan posisi top10 adalah persaingan antar semua lagu di chart ini (50 lagu)
    Spt yg gue bilang di atas, yang gue lihat sekarang ini posisi top10 adalah persaingan lagu yg (umumnya) berasal dari posisi 11-20 alias bukan persaingan seluruh lagu di cahrt ini. Sehingga persaingannya jadi rancu. Sebenarnya lagu top10 elo itu bersasar lagu yg elo suka atau karena mereka (yg di top10 itu sudah jatah atau gilirannya karena didorong dari 10 urutan dibawahnya?
    Coba sekarang gue tanya, pada saat elo membuat chart ini, lagu mana yg lebih elo suka antara lagu dari Skillz atau The Kooks? Kalo elo bilang elo lebih suka lagu dari The Kooks, berarti jelas bahwa lagu top10 tidak menunjukkan posisinya mencerminkan kesukaan elo.
    Karena mnurut gue kuping manusia ngga bisa dikotak kotak kan begitu menyukai lagu berdasarkan kelompok lagu kapan masuknya di chart. Coba deh telaah lagi, apakah kuping elo jujur mengatakan bahwa semua lagu new entri (kelompok lagu di paling bawah) itu adalah lagu lagu yang menurut telinga elo adalah lagu yg paling elo ngga suka dari semua lagu di chart ini? Tidak begitu bukan? Elo meletakkan sekelompok lagu new entri, bukan berdasarkan karena elo lebih suka 40 lagu di atasnya tapi karena itu adalah lagu yg baru masuk alias minggu pertama, jadi kapling semua lagu baru itu WAJIB di paling bawah.
    Gue melepas uneg uneg ini karena berkeyakinan kuping elo cukup peka dalam menentukan mana lagu yg enak dan mana yang kurang enak. Tapi ternyata elo manfaatkan hanya untuk menentukan lagu lagu per-kelompok.
    Jadi kalo gue bisa bilang. telinga elo yg jitu itu elo gunakan untuk menentukan peringkat lagu di setiap kelompoknya bukan secara menyeluruh dari 50 lagu yg ada.
    Jadi lagu elo dii top10 adalah sahih alias sesuai yang elo suka TAPI hanya di antara 10 lagu itu, alias elo ngga mengikut sertakan lagu di luar top10 untuk ikut dalam persaingan. Begitu juga utk kelompok lagu di #11-20 adalah sesuai dg tingkat kesukaan elo TAPI hanya di kelompok ini. Elo meng-ignore 30 lagu di bawahnya, sampe kelompok terakahir yaitu #36-50 yg umumnya disisi lagu new entri. Urutannya adalah sesuai tingkat kesukaan elo, TAPI hanya di kelompok lagu baru alias elo ngga adu dengan 35 lagu lainnya.
    Gue bukannya untuk membandingkan, tapi ambil contoh chart billboard yg menurut gue LEBIH FAIR dari pada chart elo. Artinya lebih menentukan bahwa urutan lagunya adalah sesuai yang disukai atau yg laku atau lagu yg sering di donlot dll. Artinya lagu di chart Billboard tingkat persaingannya menyeluruh, tidak dikotak kotakan per 10 lagu misalnya.
    Tentu saja chart pribadi ngga bisa disamakan dg chart Billboard, tapi yg gue ambil contoh di sini adalah bahwa persaingan lagu di chart memang persaingan menyeluruh.
    Doh, rasanya gue plong sudah melempar uneg uneg. Sekali lagi, ini hanya opini gue. Bukan berarti elo harus mengubah sistem elo. Tidak begitu ya? Setiap orang punya cara. Dan gue berapresiasi ama semua sistem chart semua orang. Gue komen gini karena hanya penasaran dan menyayangkan kalau saja elo fair dalam menentukan posisi lagu berdasarkan keseluruhan lagu, mungkin prestasi lagu di chart elo lebih gue perhatikan karena faktor FAIR itu.
    Aduh Andik, jangan marah padaku ya? hehe.. bukannya gue mau ikut campur urusan atau sistem chart elo. Ini hanya uneg uneg yg kalo gue ngga tulis, bakal terus berkecamuk di pikiran gue. Selain itu, elo sudah gue anggap orang yang paling ‘nyambung’ tempat gue diskusi musik. Selain itu, gue juga merasa lebih dekat karena kita sudah cukup lama saling kenal dan tuker chart, jadi gue memberanikan diri menulis ini haha…

    Sori , komennya jadi panjang. One of my bad habit 🙂
    Kapan nonton Harpot? Lho!

    • Shock & kaget melihat komentarnya… ini rekor komen terpanjang seingatku hehe jujur tapi aku suka membacanya. Oke aku coba jawab sejelas-jelasnya satu per satu ya

      Lagu Under Bubling #6 Rya Tedder – Let Go, sebenarnya gak ada yang aneh kalo untuk chartku ya, soalnya emang semua lagu bisa masuk chartku lo asalkan enak didengerin, even itu leak, mash up atau yg gak jelas infonya hehe, nah kenapa aku bilang gak jelas di chartmu soalnya aku menganggap chart mas David ngambil lagu-lagu resmi 🙂

      Lee Dewyze lagunya biasa banget, entah beberapa orang kok menyukainya tapi aku tidak 🙂
      Hehe tak ada alasan pribadi tapi memang lagu-lagu Adam Lavigne/Maroon 5 selalu bisa membuatku suka, aku mau banget lah mas dikasih tiket konser dia apalagi yg VVIP secara lagu2nya laris manis disini

      Haha Stevie Hoang lumayan sih, maaf sekali aku ikutan masukin chart, saingan aja deh prestasinya disini dan ditempatmu peak tertingginya nomor berapa. Kok di chartmu doang? Emang di radio gak masuk ya?

      3 NE teratas : Jervy Hou Music, Iffy The Bad Man dan Anders & Fahrenkrog – Gigolo ini statusnya belum jelas haha, aku menganggap jelas itu kalau lagu itu dirilis resmi oleh salah satu label (meskipun label indie), masuk album atau berupa single saja terus ada informasinya misal di Wikipedia dll hehe.

      Superheavy – Miracle Worker ini lagunya reggae tapi vocal Joss Stone-nya asik, untuk masuk top 10 nampaknya susah 🙂

      Betul sekali Switchfoot pada saat sama-sama pertama kali dengar emang lebih unggul dibanding James Morrison, but who knows setelah diputer berkali-kali baru dapetin feelnya.

      Nah pertanyaan yg ini perlu penjelasan panjang hehe
      Jujur aku sama sekali gak marah kok mas sama komentarmu, malah aku senyum-senyum mikir mau dijawab gimana ya hehe, jadi siap-siap luangkan waktu 5 menit ya, tapi maaf kalau jawabanku belum menjawab pertanyaanmu.

      Oke aku mencoba mengingatkan peraturan paling mendasar di chart ATC Hitz ini ada 2 :
      1. TIDAK ADA lagu yang posisinya TURUN dari edisi sebelumnya
      2. Lagu yang sudah mencapai POSISI PEAK (prestasi terbaiknya) maka di edisi selanjutnya keluar dari chart
      Untuk poin 2 bukan berarti lagu yang keluar itu jelek lo makanya dibuang, tapi hanya karena dia sudah mencapai posisi terbaiknya makanya dia keluar, selain itu juga ngasih kesempatan artis/lagu lain masuk kapling new entry. Contohnya lihat saja chart di atas :

      Darren Hayes – Talk Talk Talk
      Menurutku lagu ini HANYA layak/mentok posisi terbaik yg bisa dicapainya adalah di #4. Nah karena maksimal di angka #4, GAK MUNGKIN dong dia MAU naik lagi ke-3, ke-2 atau jadi juara? Makanya aku langsung saja keluarin dari chart dengan membawa pulang medali bertuliskan PERINGKAT #4.

      Sebagai perbandingan, sistem yg biasanya diterapkan di chart radio2. Misal Darren Hayes mentok #4, minggu berikutnya dia turun kan? Dan beberapa minggu kemudian dia KELUAR dari chart? Nah sebenarnya kesimpulannya adalah SAMA dengan ATC Hitz ini yaitu keluar dari chart, cuma aku men-SKIP tahapan si Darren Hayes tadi turun dari chart. Dengan begitu kalau Darren Hayes langsung keluar chart TENTUNYA bakal ada 1 kursi kosong kan di kapling New Entry? Nah kalau banyak artis yg keluar chart tentunya juga bakal banyak NE tiap edisinya. Emang disini aku gak terlalu mikirin week on chart, misalnya kalau lagu bertahan selama 6 minggu itu pasti lebih bagus dari yang 3 minggu, oh belum tentu! Kalau si 6 minggu itu peaknya Cuma di #4 dan si 3 minggu bisa peak #2 tentu dong menurutku bagusan yg 3 minggu. Oke sampai sini jelas kan?

      Lanjut : Mas David tanya apakah lagu top 10 tiap edisinya karena “didorong” dari lagu 11-20 jadi lagu posisi 21-50 gak mungkin melejit langsung ke top 10?

      Jawaban : Benar tapi juga salah hehe. Memang BEBERAPA lagu di 11-20 itu sudah aku rencanakan bakal menempati beberapa posisi top 10 (*beberapa lo), karena menurutku mereka layak mencapai prestasi itu dan karena kan seperti aturan di atas, lagu yg mencapai peak maka di edisi selanjutnya harus keluar chart makanya kursinya kosong. Nah sebagai pengisi kursi kosong tadi tentu dong dari lagu di posisi bawahnya yang MEMANG menurutku layak menempati posisi top 10, jadi BUKAN karena kosong lantas aku terpaksa masukin single seadanya dari 11-20 ke top 10.

      Tadi kan aku bilang beberapa, nah sisanya ini ada KEMUNGKINAN dong pengisinya dari jajaran 21-50? Lihat saja itu pengisi #9 dan #10, minggu kemarin dia ada di #21 dan #22 lo (bukan 11-20) hehe. Kalau untuk lagu di kapling #30-50 ini memang jarang sekali langsung tembus ke top 10 di minggu ke-2nya.

      Nah mas David kan berpikiran top 10 itu adalah 10 lagu yang paling disukai si pembuat chart pada minggu tersebut, jadi misal minggu ini aku suka sekali lagu yang minggu lalu di posisi #45 maka minggu ini dia naik drastis ke #2, atau misal minggu ini aku suka sekali lagu A yang belum masuk chart (salah satu new entry) maka dia langsung debut #1. Well, sah-sah saja sih mungkin ini konsep mirip Billboard ya?

      Kalau aku menerapkan konsep itu maka akan terbentur dengan 2 aturan mendasar ATC Hitz. Yaitu misal lagu A masuk chart langsung debut #1 maka minggu depan harus out from chart karena sudah mencapai peak position atau karena mungkin ada lagu lain yang berhak menggantikannya di #1 (dalam hal ini lagu A tadi Cuma bertahan 1 minggu saja di chart, sayang sekali ya lagu bagus cuma tampil 1 minggu doang padahal aku masih suka dan belum bosan hehe). Dan pas lagu A tadi debut #1 maka otomatis urutan dibawahnya bisa naik turun dong? Wah gak boleh turun mas aturannya hehe.
      Terus misalnya lagi nih lagu B naik dari #45 ke #2, eh edisi berikutnya ada new entry yang debut #2 mau gak mau lagu B yg sebelumnya di #2 tadi harus turun ke #3 (melanggar aturan) atau kalau biar gak melanggar aturan ya langsung saja out from chart? Sadis juga ya hehe.

      Chartku sih konsepnya mirip chart2 radio mas, jadi buat menjadi juara si lagu tersebut harus melewati/bersaing di kapling 30 besar, 20 besar dst makin ke atas, gak langsung melejit ke #1. Bener gak konsep radio begitu? Kalau iya, berarti semua chart radio ternama itu gak fair dong ya? Bisa sih bisa, aku naikin dia langsung ke #1 tapi ya itu tadi konsekuensinya, langsung out from chart, padahal aku masih suka tapi ada lagu lain yang layak menggantikannya di #1. Kalau bicara adil memang mending pakai rule lagu itu bisa turun ke #2 tapi kan aku sudah menerapkan aturan gak boleh turun karena kalau begitu tar kapling new entryku jadi sedikit, padahal banyak lagu lain yang layak masuk chart, kalau kelamaan ngantri di bubling tar jadi bosan dan malah gak jadi masuk chart, wah sayang sekali ya. Jadi masalah adil gak adil itu memang relatif ya? Aku mau bikin adil tapi ada konsekuensinya, mau tak mau ya beginilah kesimpulan ATC Hitz hehe. Kalau mau diterapkan seperti konsep top 10 mencerminkan lagu yg paling disukainya di minggu tersebut, aku yakin deh bakal masukin New entry semuanya di top 10 secara kan aku suka lagu baru dan tentu bosan dengan lagu lama, wah tar posisi lagu lain pada melorot semua (menyalahi aturan) dan new entryku jadi dikit.

      Sebenarnya sih chartku ini lebih fokus ke “prestasi lagu itu di nomor berapa sih?” jadi misalnya nih Skillz sekarang peak #8 dan The Kooks suatu saat peak #5, bisa disimpulkan bahwa aku lebih suka lagu The Kooks dibandingkan Skillz, begitu mas. Untuk masalah persaingan, whatever-lah hehe. Mau dibilang top 10-ku minggu ini gak mencerminkan 10 lagu paling kusuka pas minggu ini ada benernya juga sih karena aku sedang suka The Kooks melebihi The Skillz tapi kok posisi The Kooks masih dibawah The Skillz? (pertanyaanmu begitu kan?). Tapi Skillz pun menurutku layak masuk top 10 di #7 jadi gimana dong hehe.

      Jadi kesimpulannya :
      – Fair itu relatif ya? Tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Kalau chartku dibilang gak adil berarti chart radio2 besar semacam Pramb*rs, Hardr*ck, Ist*ra dll (sensor) yang umurnya jauh lebih tua & bisa dibilang resmi profesional, sejak dulu pada gak adil semua dong? Karena konsepku bisa dibilang sama kayak mereka, lagu baru itu ditaruh di bawah dan biarin berusaha merangkak bersaing ke atas.
      – Menurut mas David adil mana? Top 10 Billboard minggu ini itu berdasarkan 10 lagu paling banyak di download/play HANYA di minggu ini saja (konsepnya mirip top 10 iTunes) atau top 10 minggu ini dinilai berdasarkan TOTAL lagu yang download/play sejak lagu itu rilis dan masuk chart? (mirip konsep radio & chartku). Nah lo, relatif lagi kan? Kalo aku sih cenderung milih adil pilihan yang kedua soalnya usaha si artis itu di minggu-minggu yang lalu untuk ngumpulin poin gak sia-sia hehe.
      – Aku akui mungkin sedikit kelamahan di chartku adalah masalah fair seperti chart billboard tadi, persaingannya gak menyeluruh dan gak mencerminkan 10 lagu paling disukai di minggu itu tapi ya bagaimana lagi aku sudah menerapkan aturan (ciri khas ATC Hitz) dan memang ingin menghindari konsekuensinya (misal supaya new entry banyak dan ngasih kesempatan artis lain berkiprah di chart) lagian ini juga chart pribadi jadi ya suka-suka si pembuat chart kan ya hehe. Jadi nih kalau mas David tanya dari 2 lagu itu aku lebih suka yg mana? Bisa dibandingkan entar peak positionnya berapa di ATC Hitz.
      – Satu lagi kira-kira menurut mas David gimana misalnya minggu ini aku suka sekali Swithfoot dan karena gak ada saingan berarti makanya aku langsung naikin dia ke #3 nah beberapa minggu berikutnya aku bosan nih sama Swithfoot makanya dia turun ke #10 tapi aku lagi suka sekali new entry yaitu The Kooks tapi karena saingannya sangat banyak (lagu yg lebih bagus dari The Kooks waktu itu banyak banget) makanya dia cuma debut #5. Secara keseluruhan sih jika dibandingkan antara 2 lagu itu aku suka The Kooks. Setahun kemudian ditanya : katanya kamu suka The Kooks? Kok posisi terbaiknya lebih jelek dibanding Swithfoot? The Kooks peak #5 dan Swithfoot bisa peak #3? Aneh kan ya hehe, aku bisa bilang itu gak adil lo karena seharusnya peringkat The Kooks di atas Switchfoot karena menurutku lagu The Kooks lebih bagus, sekali lagi adil itu relatif yak.
      – Overall aku suka masukan/kritikanmu ini mas, baru sekarang aku menyadarinya dan siapa tahu masukannya bakal aku terapin di chart jadi entar aku pakai konsep mix (*nah lo jadinya apa ya entar hehe).

      Oke mas? Jelas ya, kalau kurang jelas gak apa kok ditanyakan lagi hehe, kita bakal ngobrol panjang lebar but honestly, I really enjoy it 🙂

      • Hohoho…. masih ngarep komen balik dari gue? oke oke… diskusi musik dan chart continued haha….

        Tapi gue ngetiknya di WORDS, soalnya takut kayak kemarin, sudah ngetik panjang, eh malah lenyap tak berbekas hehe…

        Lho kok pas di kopi paste di sini malah jadi rapat rapat gitu spasinya? smoga tidak pusing bacanya.
        Mungkin pindahin ke words lagi, trus di ubah spasinya … kalo mau sih hehe…

        Wah makasih Andik. Ternyata elo ngga marah ama gue malah senyum senyum … haha..

        Dari awal memang gue sudah menduga elo memang enak dan asik di ajak ngobrol. Jujur saja beberapa teman FB sebelumnya banyak yg pake bawa bawa perasaan. jadi kalo ngomong atau kritik dikit aja langsung emosian malah ada yg pake ngambek. haha… jadi gue ngga bisa leluasa komen karena harus hati hati jangan sampe nyinggung perasaaannya yg konsekuensinya komen gue jadi cuman basa basi doang. gue ngga gitu suka ketidak terus terangan. Lebih suka yg biasa aja atau apa adanya alias natural tanpa menjudge atau memvonis ini salah atau betul. karena gue menjunjung tinggi privasi dan maunya orang itu gimana. Tapi kalo ngomongin chart atau lagu dikendalikan oleh emosi atau perasaan, jadi kacau. Kan gue juga ngga mau cari musuh dan seneng pertemanan. Cieee… kita semua punya ego, karakter masing masing yang harus dihargai dan diapresiasi. apalagi kalo sudah ngomongin chart personal masing masing.

        Berikut respon gue terhadap balasan elo diatas. belom semuanya sih. cuman untuk nyambungin uneg uneg haha…

        Iyalah, kalo memang elo sudah menetapkan rule yg paling mendasar spt itu, ya konsekuensinya ngga bisa membuat urutan lagu di chart elo yang merefleksikan urutan lagu kesukaan elo saat itu. Karena rule yg elo buat yaitu membuang langsung lagu setelah peak dan mengkotak kotakan 10 lagu menjadi kan urutan lagu ini menjadi seperti pajangan alias bukan tangga lagu.
        Karena pada dasarnya chart itukan dibahasa indonesiakan tangga lagu, dimana definisi tangga itu artinya kita naik lalu sampai berapapun ketinggian kita naik tangga itu, kita lalu turun. Ngga mungkin dong orang naik tangga ngga turun turun. Memang mau hidup di atas tangga terus? Bisa mati hehe..
        Di chart elo, diibaratkan orang naik tangga juga, tapi berapapun ketinggian dia naik tangga, orang itu ngga turun, tapi langsung lompat keluar dari tangga itu. Sesuatu yang kurang lazim. Kalo naik tangga baru satu tingkat, terus lompat turun ke bawah masih bisa di mengerti karena belom tinggi. Lha kalo sudah naik di tangga paling tinggi trus lompat ke luar (ke tanah di bawahnya) tentunya bakal sakit kakinya dan secara logika ngga mungkin.
        Itu definisi hakiki mengapa chart = tangga lagu itu dibacanya spt itu. Begitupun lagu, dalam hal ini adalah organ manusia yg paling terkait adalah kuping. Pertama kali kita denger lagu baru, pastinya kuping kita akan merespon kadar kesukaan lagu itu. Dari 10 lagu baru yg kita denger, ngga mungkin 10 lagu itu kuping kita merespon sama engga enaknya atau sama enaknya. Biasanya ada satu atau dua lagu yg telinga kita bisa nerima dengan baik, lalu ada 2 lagu yg sedang sedang saja. Lalu ada 2 lagu yg agak sulit untuk dicerna untuk pertama kali dst. Nah urutan tingkat penerimaan telinga itu tercermin dari posisi kita menempatkan sebagai new entri. Kalo di chart elo yg selama ini mengelompokkan lagu baru di paling bawah alias biasanya mulai nomor 35 sampe 40 menunjukkan bahwa elo MEMAKSA atau sengaja MENCIPTAKAN RULE sendiri yg membuat telinga elo ibarat mesin yg tidak bisa merespon apa apa dan menganggap semua lagu baru tidak ada yang mampu bersaing dengan lagu yang sudah ada sebelumnya. Padahal secara alami, telinga manusia bukan mesin. Telinga kita bisa membandingkan dengan lagu lain yg ada di chart elo pada saat lagu baru itu datang. Faktor ini saja sudah memperlihatkan bahwa rule yg elo buat itu telihat kurang dinamis alias tidak alami alias ada unsure pemaksaan. Padahal dimana mana kalo serba ‘terpaksa’ kayaknya tidak menyenangkan alias tidak alami lagi. Factor selanjutanya ya itu tadi pemaksaan naiknya sekelompok lagu berdasarkan datangnya lagu itu di minggu sebelumnya yg karena rule yg dibuat itu menjadi naik ke 10 posisi diatasnya. Elo bilang bahwa engga semua sekelompok lagu naik 10 posisi. Betul, tapi yg gue bilang ini secara umum. Memang sih ada lagu yang naik 15 atau 17 tingkat (yg elo sebut RH), tapi tetep aja lagu RH dari lagu new entri ngga bisa langsung tembus top10 karena terbentur RULE padahal sebenarnya kuping elo sangat sangat menyukai lagu itu, TERPAKSA lah elo pirit pirit naiknya agar jangan sampai baru minggu ke 2 dan ke 3 sudah out dari chart karena RULE itu tadi. Jadi intinya sekali elo membuat RULE spt itu (langsung out) konsekuensinya posisi lagu di chart tidak bisa mewakili selera kuping elo yg sebenarnya. Gue ngga bilang soal chart elo bener atau salah ya? Spt yg kita sepakati bersama bahwa setiap orang punya gaya masing masing, tapi ini adalah analiss gue saja yang berdasarkan ke-alami-an atau yg masuk logika hehe…
        Gue pribadi ngga kaget dengan system chart elo ini. Dulu tahun 80-an dimana gue sudah denger acara tangga lagu di radio pernah menjadi perdebatan klasik antara pendengar dengan radio tsb. FYI, chart dg rule yg elo buat ini (lagu out setelah sampe peak) pernah ada yg menerapkan yaitu radio prambos dan mustang (maaf saat itu gue hanya bisa mendengar radio yg di Jakarta karena gue tinggal di Jakarta. Saat itu belom ada internet jadi belom bisa streaming. Jadi bisa ada ada radio lain di kota lain yg menerapkan rule spt elo). Gue masih maklum yg dilakukan oleh radio mustang. Karena dia hanya bikin chart sebanyak 14 lagu. Dengan rata rata new entri 3 lagu, maka dipastikan dia akan bingung kalo menerapkan lagu yg sudah peak harus turun dulu karena akan membuat tidak ada kapling kosong utk lagu baru. (persis spt pertimbangan elo kan?). jadinya mau tidak mau mustang membuang lagu bila itu sudah peak, misalnya lagu juara minggu ini langsung out. Begitupun prambos. Oke chart prambos ada 40 lagu, tapi dia menerapkan 20 lagu hits dan 20 lagu iring iringan. Jadi kalo lagu itu sudah sampe peak, terus tidakdibuang (out) melainkan turun ditempatkan langsung di posisi 21 ke40. Sementara lagu new entri diterapkan langsung di atas posisi 21 misalnya antara nomor 11 dan 20 gitu.
        Nah pada pelaksanaanya banyak pendengar prambos dan mustang melakukan protes (dg kirim surat atau telpon) yg bereaksi mengapa lagu yg mereka masih sukai langsung ditendang ke bawah (posisi 21) atau malah out. Pendengar ngga mau nerima karena itu tidak alami. Karena secara logika, lagu yg sedang kita sukai lama lama bakal tidak suka dg turun sedikit demi sedikit alias tidak langsung out. Contoh lagu yg diprotes saat itu adalah lagu Culture Club yg judulnya Carma Camelion. Gue aja sempat denger beberap teman gue di sekolah ngomongin soal itu. Soalnya kan masing masing orang punya kesenangan lagu tertentu, nah mereka biasanya saling bersaing gimana kiprah lagu jagoan mereka di prambos. Misalnya gue suka lagu A , temen gue suka lagu B, nah biasanya hari senin kita langsung main ngejek ngejekan kalo lagu jagoan kita dichart prambos ternyata keok alias tidak masuk 3 besar dll. Nah pada saat lagu Culture Club itu, ternyata paling banyak yg menggemari di kalangan temen sekolah gue, trus pas tau kenyataan bahwa lagu itu yg semula juara eh di minggu berikutnya dibuang ke posisi 21 banyak yg ngga nerima haha…
        Nah kayaknya radio juga merespon suara hati pendengarnya, prambos TIDAK LAGI menerapkan lagu 20 hits dan 20 iringin iringan. Prambos menerapkan chart spt yg laziim selama ini. Begitupun mustang, membuat chart menjadi 40 lagu (tidak lagi 14). Redaktur music prambos dan Mustang beralasan mengapa mereka menerapkan system yg semula adalah mereka ingin pendengar update dengan lagu baru, sehingga mereka membuat fungsi suatu chart bukan berupa tangga lagu tapi seperti showcase alias pajangan. Jadi pada intinya system chart yg elo buat itu bukan murni tangga lagu tapi pajangan lagu. Dimana lagu yg dating minggu ini, dipajang di posisi bawah. Minggu depan, lagu baru yg dating dipajang di posisi bawah, dimana pajangan sebelumnya di geser ke atas bila masih layak. Jika tidak layak (atau tidak banyak yg suka) langsung out. PERSIS seperti chart elo bukan? Nah akhirnya prambos dan mustang memilih lagu new entri lebih selektif (tidak jor joran lagi) yang mereka masukan ke chart. Uuntuk mengantisipasi banyak lagu baru yg tidak tertampung di chart, mereka membuat kapling baru yaitu new rilis. Ajang new rilis inilah yg berfungsi sebagai pajangan. Artinya bila lagunya ternyata oke, maka masuk chart, bila tidak, mau tidak mau tidak masuk chart. Lagu new rilis tsb kalo spt sekarang mungkin yg kita bilang bubbling under walaupun secara fungsi ngga sama persis.
        Utk sementara itu yg bisa gue sharing. Sekali lagi gue NGGA maksa elo. Ini hanya sharing dari apa yg pernah gue alami atau dengar di radio dulu. Nanti gue sambung lagi kalo masih ada perlu yg gue sharing haha…

  2. Pingback: ATC Hitz 2011 Achievements | ATC Music Hitz List

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s